menjadi lembaga bisnis keuangan syari'ah terbaik dan berperan serta dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat

PROGRAM KERJA


PROGRAM KERJA PENGAWASAN

Rencana Kegiatan :

  1. Pemeriksaan secara Rutin dan Terencana terhadap seluruh Unit Usaha,   Antara Lain :
  • KSP. Dana Niaga Syariah   ( Ktr Pusat dan 14 Kantor Cabang )
  • BPR. Dana Niaga Mandiri  ( Ktr Pusat, Ktr Cab. dan  Ktr kas )
  • KSP. Metro                      ( Ktr Pusat dan 4 kantor Cabang)
  • Proyek Pembangunan Graha dan Proyek-proyek lainya
  1. Pemeriksaan terhadap pengaduan karyawan dan nasabah atau masyarakat. Pemeriksaan ini sifatnya insidentil Mengecek, richek, triple cek tentang kebenaran pengaduan tersebut.
  2. Pemeriksaan terhadap semua biaya-biaya yang dikeluarkan oleh seuruh unit usaha.
  3. Pengawasan terhadap pencapaian target produktivitas perusahaan di seluruh unit usaha.

Sasaran Pengawasan :

Memeriksa seluruh karyawan dengan sasaran sebagai berikut :

  1. Penguatan tingkat kepatuhan dan ketaatan karyawan tehadap Peraturan dan Kebijaksanaan Perusahaan.
  2. Memberantas Pelanggaran Keuangan dan Administrasi ( khusus pelanggaran administrasi yang berdampak langsung terhadap kerugian perusahaan secara financial ).
  3. Menjaga efektivitas dan efisiensi pengelolaan perusahaan.
  4. Mendorong laju pertumbuhan dan perkembangan perusahaan yang lebih maksimal.

Tujuan Pengawasan :

  1. Terwujudnya Karyawan yang bersih dari pelanggaran keuangan dan administrasi sehingga mempunyai Citra yang baik dikalangan Internal dan Eksternal Perusahaan.
  2. Terciptanya manajemen perusahaan yang tangguh dan berkualitas
  3. Memberantas segala bentuk pelanggaran Keuangan (Korupsi) sehingga secara bersama membantu pemerintah memberantas  Korupsi di negeri kita.
  4. Menjaga Efisiensi dan efektifitas  Pengelolaan Anggaran Perusahaan
  5. Mendorong laju pertumbuhan dan perkembangan perusahaan yang lebih maksimal.
  6. Menjaga,Mengawasi dan Meberlakukan aturan Kebijakan-kebijakan yang telah berlaku didalam Perusahaan.

Metode  Pengawasan :

Pemeriksaan dilakukan dengan metode Sample dan menyeluruh, kedua metode tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pemeriksaan dengan mempertimbangkan efektifitas dan efesiensi Biaya dan Waktu.

Prinsip Kerja :

Dalam melakukan pemeriksaan ada lima hal yang sangat penting untuk terus diwujudkan:

  1. Independen

Dalam melakukan Pemeriksaan Personil Pengawasan tidak boleh terikat dengan seseorang/Pribadi, golongan dan kelompok tertentu.

  1. Objektivitas

Melakukan pemeriksaan secara berimbang dan sesuai prosedur serta etika-etika sosial dalam artian semua pihak yang terlibat dalam masalah yang ditangani/diperiksa sedapat mungkin dimintai keterangan dan bukti yang akurat sehingga semua pihak dapat membenarkan temuan-temuan tersebut

  1. Adil

Pengawasan memandang semua orang sama dalam hal pemeriksaan, siapapun orangnya jika terdapat indikasi melakukan pelanggaran maka yang bersangkutan harus diperiksa tanpa pertimbangan tendensi pribadi seperti teman, keluarga, pejabat tinggi perusahaan ataukah faktor lain yang bisa menghentikan atau menyurutkan niat untuk memeriksa.

  1. Akuntabilitas

Pemeriksaan yang dilakukan dan hasil-hasilnya agar dapat dipertanggungjawabkan  kepada semua pihak.Laporan pemeriksaan sedapat mungkin bisa dibuktikan  secara akurat dan terpercaya

  1. Praduga Tak Bersalah

Dalam melakukan pemeriksaan seorang pengawasan diharuskan memegang perinsip “Praduga tak Bersalah”terhadap tersangka pelaku pelanggaran sebelum pelanggaran  dibuktikan. Hal ini untuk menjaga nama baik antara personil pengawas dengan yang diperiksa, demikian pula untuk menghindari terjadinya kesalah pahaman dan perselisihan atau bahkan kontak fisik, selain itu “prisip praduga tak bersalah” berguna pula untuk menghindari adanya tuntutan balik secara hukum dari sitersangka dengan tuduhan “pencemaran nama baik”.

Kondisi Personil

Pengawasan saat sekarang, terdiri dari :

-      3 ( tiga ) orang personil

Dengan melihat kondisi perusahaan semakin berkembang yang sampai saat sekarang telah mencapai 19 ( sembilan belas ) kantor sedangkan personilnya ada hanya 3 ( tiga ) orang, oleh karena itu sangat kami harapkan masih ada tambahan karyawan 2 ( dua ) orang.

Penutup :

Program Pengembangan Kapasitas Pengawasan mempunyai sasaran utama yakni berupaya semaksimal mungkin untuk mengawasi dan memberantas pelanggaran keuangan yang terjadi di seluruh unit usaha. Hal ini dimaksud agar kedepan, Perusahaan dapat tumbuh dan berkembang dengan citra perusahaan yang baik dikalangan internal maupun eksternal perusahaan.

Kami yakin, dengan perencanaan pelaksanaan kegiatan yang telah tersusun secara cermat dan seksama ini dan ditunjang dengan kualiikasi personil masing-masing anggota tim kami maka sasaran dan target seperti yang tercantum dalam draft/proposal ini akan bisa kami capai paling tidak dapat memberikan kontribusi secara maksimal bagi perusahaan.

Oleh karena itu, kami sangat berharap agar semua pihak dapat memberikan dukungan penuh dan kerjasamanya didalam mensukseskan pelaksanaan kegiatan Pengawasan demi kebaikan bersama dan perusahaan.

Draft pengembangan kapasitas Pengawasan ini kami susun secara bersama. Dan sebagai manusia biasa kami menyadari bahwa draft ini tentunya tidak luput dari kekurangan. Oleh karenanya, kami terbuka atas koreksi dan saran yang sifatnya membangun dari semua pihak.

TERIMA KASIH & WASSALAM

Makassar, 30 April 2008

DIVISI PENGAWASAN,

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: